Hari Batik Nasional, Motif Batik Lampung Tetap Jadi Terunggul dan Istimewa

lampung.kemenag.go.id
Hari Batik Nasional – batik sudah menjadi identitas bangsa Indonesia yang telah mengalami perkembangan dari zaman ke zamannya. Banyak sekali perubahan corak dari batik itu sendiri yang menambah unsur estetika terssendiri bagi yang memakainya. Walaupun perkembangan zaman kian modern tetapi batik tidak akan tersingkirkan dengan adanya fashion desain lainnya, tetapi malah sebaliknya batik semakin menunjukkan eksistensinya di dunia fashion, mulai adanya motif yang baru membuat siapa saja yang memakainnya akan lebih percaya diri dan stayle fashionnya akan lebih mencolok dibandingkan lainnya. Awalnya batik dikerjakan oleh bangsawan atau  keraton saja dan hasilnya dikenakan untuk para raja dan keluarga serta kerabatnya. Tetapi kini banyak pengerajin batik khususnya pengerajin batik modren yang telah banyak berkontribusi dalam melestarikan batik.
Perlu diketahui batik diberbagai daerah memiliki ciri khas motif dan corak tersendiri, serta memiliki arti dan pesan yang ada didalamnya, sehingga dalam mengenakan batik kita perlu tahu bahwa dari mana batik itu berasal dan coraknya seperti apa ? dan apa makna yang terkandung dalam batik tersebut ?.

Kalau batik dari daerah asal saya, namanya batik khas Lampung. Dalam sejarahnya, pada acara Pekan Seni Budaya XIV tanggal 6 Maret 1999, mantan Gubernur Lampung Oemarsono memperkenalkan kain Sebage sebagai batik khas Lampung. Sebage adalah bagian dari kain khas Lampung yang terdiri dari Tapis, Bidak, Teppal, Selekap, Cindai, Peleppai, dan Nampan. Kain Sebage kaya corak, motif, dan warna. Kain ini juga mengandung makna simbolis yang menyiratkan nilai budaya Lampung. Kain Sebage terbagi menjadi dua jenis, yakni Sebage Balak (besar) dan Sebage Lunik (kecil).

Tokopedia.com
Batik lampung memiliki pola atau motif yang unik dari batik lainnya, seakan – akan banyak sekali makna dan pesan yang tersirat didalamnya baik dalam kehidupan masyarakatnya maupun secara religius. Batik lampung dapat diperpadukan dengan kain tapis (kain tenun ikat), palepai (kain kapal), atau sulam usus yang sering dibuat oleh pengerajin masyarakat lampung. apalagi di kabupaten Lampung Timur banyak sekali sentral pembuatan kain sulam usus tepatnya di kecamatan Batanghari, desa Sumber Rejo, Kabupaten Lampung Timur.

Dengan bertepatannya hari batik nasional yang jatuh pada tanggal 2 Oktober 2019, diharapkan dapat lebih berkontribusi dalam melestarikan Batik untuk dapat dikenal lebih luas oleh masyarakat baik secara nasional maupun internasional. Hal ini sejalan dengan peresmian, Hari Batik Nasional Pada 2 Oktober 2019 di Istana Mangkunagaran, Banjarsari, Kota Surakarta yang mana akan diresmikan oleh bapak Presiden Jokowi. "Kehadiran Presiden Republik Indonesia didampingi Ibu Negara adalah sebagai simbol dukungan dan kecintaan pemerintah dan masyarakat terhadap batik Indonesia. Dengan kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan semangat pengrajin batik untuk terus berkreasi dan berkembang untuk kemajuan Batik Indonesia," kata Ketua Panitia Hari Batik Nasional 2019, Diana Santosa dalam acara konferensi pers Hari Batik Nasional di Jakarta Pusat, Selasa, (17/9/2019).

https://www.antaranews.com/berita/1090804/presiden-jokowi-dijadwalkan-hadiri-hari-batik-nasional-di-solo

0 Response to "Hari Batik Nasional, Motif Batik Lampung Tetap Jadi Terunggul dan Istimewa"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close
close